Tips Memberi Nama / Brand Untuk Bisnis Laundry

Suatu merk, nama atau brand dari usaha laundry merupakan ujung tombak dari usaha laundry itu sendiri. Dari nama yang dipilih untuk bisnis laundry Anda bisa membangun atau malah merusak peluang keberhasilan usaha Anda. Nama yang digunakan haruslah nama yang mudah diingat, memberikan kepercayaan, dan menarik pelanggan baru


Berikut 10 tips untuk menciptakan nama brand baru yang akan menjalankan usaha Anda dan kesuksesannya.
  1. Sumbang saran. Mengumpulkan orang yang Anda percaya – keluarga, teman, kolega, pakar bisnis yang bukan kompetitor – dan kreatif. Mulai dengan mencari nama yang menunjukkan identitas perusahaan produk atau jasa Anda. Nama perusahaan Anda harus bisa menunjukkan dua hal: mudah diingat, dan membedakan bisnis Anda dengan pesaing.
  2. Menghindari nama yang pasaran. Bersih Laundry, Laundry Amanda, Fresh Laundry, semuanya terkesan pasaran dan tidak mudah diingat, dan nama tersebut tidak membuat Anda berbeda dari kebanyakan. Terkadang nama-nama pasaran juga sulit untuk didaftarkan untuk mendapatkan merk dagang karena sudah ada orang yg memilihnya. Nama geografis/tempat (mis. jakarta, medan, dll) juga bukan ide yang bagus, terlebih jika Anda berencana menjualnya di Internet.
  3. Jangan terlalu sempit – atau terlalu literal. Misalkan Murah Laundry, Laundry kiloan atau Laundry Goceng. Jangan membatasi layanaan atau produk dengan menjabarkan produk Anda secara sempit. Pertimbangkan bagaimana bisnis Anda berkembang dari waktu ke waktu , dan pastikan nama bisnis Anda tetap konsisten dengan visi masa depan Anda.
  4. Membuatnya dengan singkat. Buat nama usaha Laundry yang pendek, dan mudah diucapkan dan dieja. Pilih nama yang menarik dimana orang suka mengulangnya.
  5. Pertimbangkan identitas visual. Mungkin terlalu dini untuk mulai membuat logo, Anda harus mempertimbangkan bagaimana nama perusahaan diterjemahkan dalam identitas visual. Kebanyakan orang “melihat” gambar saat mereka membaca atau mendengar sebuah kata. Menggabungkan elemen visual kedalam nama bisnis Anda bisa menjadi alat yang ampuh bagi ingatan pelanggan. Pastikan gambaran nama Anda memberikan kesan yang positif.
  6. Pertimbangkan gambaran besar. Nama bisnisAnda lebih dari sekedar nama panggilan saja. Inti dari brand laundry Anda adalah menciptakan gambaran bisnis Anda yang lebih besar. Mengembangkan karyawan Anda, pengalaman mereka, dan tindak tanduk mereka, membuktikan mutu produk dan jasa Anda; dan menginspirasi logo serta strategi marketing Anda. Nama yang Anda pilih harus sesuai dengan semangat dan makna bisnis Anda.
  7. Menguji nama. Menjalankan nama yang prospektif kepada teman, keluarga, atau kelompok untuk mendapatkan feedback/masukan. Serta mengumpulkan feedback dari pelanggan, supplier dan pihak lain yang mendukung jaringan Anda. Mereka mungkin memberikan nama mulai dari yang buruk hingga nama potensial atau menyarankan peningkatan yang sebelumnya tidak terpikirkan.
  8. Mengamankan domain internet Anda. Di dunia bisnis saat ini, memiliki Website adalah hal yang penting. Jika bisnis Anda berbasis web, nama perusahaan Anda tergantung pada nama domain yang Anda miliki. Tapi jika bisnis Anda masih bersifat tradisional, Anda harus menemukan nama domain yang mencerminkan nama bisnis atau produk yang Anda tawarkan. Ada kemungkinan “namabisnisanda.com” tidak tersedia lagi, sehingga Anda harus kreatif untuk membuat alamat web yang bisa diandalkan.
  9. Pastikan ketersediaan nama. Lakukan riset yang menyeluruh di Internet untuk memastikan bahawa nama yang Anda inginkan belum digunakan.
  10. Hak Ciptakan nama. Daftarkan nama perusahaan atau data perusahaan secepatnya. Serta mulai menggunaakan simbol, baik TM (trademark) atau SM (service mark) dengan nama Anda. Daftarkan nama domain Anda dan berbagai variasi nama tersebut. Daftarkan untuk trademark.

Tips Menyimpan Pakaian dalam Lemari Secara Rapi

Pakaian adalah cerminan dari kerapihan dan sosok dari diri kita, dengan pakaian yang rapi maka kita akan tampil lebih pede. Tapi terkadang kita menyepelekan cara penyimpanannya, sehingga menyebabkan pakaian tersebut menjadi kusut. Berikut ini Tim Resik Wangi Laundry beberapa tips dan trik praktis untuk menjaga pakaian Anda agar tetap rapi dan awet, meski tersimpan dalam lemari.
  1. Usahakan agar isi lemari pakaian tak saling berdesakan agar busana tak jadi kusut dan dapat segera dipakai saat diinginkan. 
  2. Pisahkan penyimpanan antara pakaian harian, pakaian pesta, pakaian dalam dan pakaian kerja, bisa dengan menggunakan sekat almari supaya anda cepat memilih pakaian jenis apa yang akan dipakai dan tidak tercampur aduk. 
  3. Pisahkan busana putih dengan yang berwarna lain atau yang terbuat dari bahan jean agar tak luntur. 
  4. Lapis busana yang memiliki aksen payet, studs dan bebatuan dengan clothing cover atau plastik agar tak tersangkut dengan busana lain di lemari. 
  5. Lipat baju pesta yang terbuat dari tulle dan lace dengan aplikasi bebatuan, atau masukkan saja ke kotak. Menggantungnya akan membuat struktur busana berubah. 
  6. Hindari menggantung busana dari bahan rajut. Sebaiknya dilipat atau gulung agar baju tidak melar. 
  7. Jangan menggantung atau melipat busana berwarna gelap dengan busana dari bahan rajut, terutama angora dan wol, karena serat kainnya akan menempel ke busana itu. Jika hal ini terjadi, Anda bisa rnenghilangkan serat menggunakan sikat gigi lembut atau roll tape khusus. 
  8. Celana panjang atau jean harus digantung menggunakan hanger khusus agar tidak menimbulkan bekas garis pada permukaan bahan. 
  9. Keluarkan barang-barang dari saku baju sebelum menggantungnya, untuk mencegah perubahan struktur bahan dan juga kontaminasi pada bahan akibat kelunturan atau ketumpahan. 
  10. Letakkan kamper atau alat penyerap kelembapan di lemari untuk mencegah timbulnya jamur. 
  11. Bukalah pintu lemari secara berkala dan keluarkan isinya untuk beberapa saat agar tak berjamur akibat kekurangan sirkulasi udara di dalam lemari.
 Semoga tips sederhana ini dapat bermanfaat untuk anda agar pakaian tetap rapi

Tips Mencuci Baju / Pakaian Bayi Agar Tetap Awet

Mencuci baju bayi dan balita tentu berbeda dengan baju orang dewasa. Kulit bayi yang masih sensitif tidak seperti orang dewasa, sehingga bila sembarangan dalam cara mencuci pakaiannya bisa menimbulkan alergi pada kulitnya.

Nah, berikut ini ada beberapa tips dalam mencuci pakaian bayi, diantaranya:

Pemilihan detergen dan pelembut pakaian
  • Perhatikan pemilihan detergen maupun pelembut pakaian yang akan digunakan untuk pakaian bayi dan balita. Gunakanlah detergen yang aman untuk bayi. Biasanya pada kemasan produk akan tertera tulisan aman untuk bayi. Bila terjadi reaksi alergi segera konsultasi pada dokter.

Cuci pakaian baru sebelum pakai
  • Setelah membeli baju baru, jangan langsung dikenakan pada bayi Anda. Cucilah baju tersebut agar steril dan aman dipakai.

Hindari penggunaan pemutih
  • Sebisa mungkin hindarilah penggunaan pemutih maupun detergen yang menggunakan pemutih. Kandungan bahan kimia pada pemutih bisa berisiko menyebabkan iritasi pada kulit bayi.

Cara mencuci baju:
  1. Sebelum mencuci baju bayi, pilahlah baju yang akan dicuci. Pisahkan pakaian yang terkena kotoran, tinja ataupun muntahan bayi.
  2. Bersihkan dulu pakaian yang terkena kotoran di air mengalir. Bila noda masih membandel, rendam dahulu menggunakan detergen pada bak terpisah.
  3. Bila dirasa noda sudah hilang, pakaian tersebut bisa digabung bersama cucian bayi lainnya.
  4. Jangan lupa pisahkan baju berdasarkan warnanya agar tidak terkena luntur.

Perlukah Membanting Harga Jasa Laundry?

Kini usaha laundry semakin menjamur di berbagai sudut kota, bahkan kota-kota kecil sekalipun mulai bermunculan. Pertumbuhan usaha laundry dapat ditanggapi secara positif dimana makin banyaknya lapangan pekerjaan yang terbuka, dan mengurangi jumlah pengangguran, serta bermunculan wirausaha baru yang membantu perekonomian negara untuk semakin tumbuh dan berkembang.

Namun fenomena pertumbuhan ini, tidak dibarengi dengan edukasi yang baik oleh para pewirausaha laundry, yang rata-rata adalah pebisnis pemula. Mengakibatkan penentuan harga demi untuk meraih pelanggan yang banyak menjual jasa dengan harga yang serendah mungkin. Padahal dengan menjual harga sangat rendah yang dirugikan adalah pebisnis laundry itu sendiri, dimana keuntungan yang di dapatkan sangat kecil, bahkan untuk orderan maksimal sesuai kapasitas mesin pun masih jauh dari yang diharapkan.
Yang terjadi bisa ditebak, usaha laundry yang dirintis tidak bertahan lama karena pebisnis laundry tersebut menganggap bisnis ini tidak menguntungkan, dimana kerjanya luar biasa membutuhkan energi yang tidak sedikit tetapi tidak sebanding dengan hasilnya. Biasanya untuk menekan biaya produksi pebisnis laundry yang menjual jasa dengan harga sangat rendah akan turun langsung menghandel sendiri dan menekan jumlah pegawai serta bahan baku ditekan serendah mungkin baik dari segi kualitas bahan baku serta kuantitas/jumlah pemakaian. Yang tentunya akan berpengaruh pada kualitas hasil akhirnya. Sedangkan sebagai manusia tidak selamanya bugar dan sehat terus, ada titik kelelahan yang berdampak pada kerja tidak optimal. Berujung dengan ketelitian berkurang yang menimbulkan pakaian yang digarap tidak dapat terhandel dengan baik berdasar jenis dan sifat pakaiannya.
Fenomena ini banyak terjadi disekeliling kita dimana banyak usaha laundry baru bermunculan, dan banyak juga yang tutup. Banyak orang latah melihat bisnis laundry itu mudah serta banyak pelanggannya, padahal di dalam mengelola bisnis banyak faktor lain selain hal tersebut. Bisnis laundry berbeda dengan bisnis makanan, dimana untuk usaha laundry ada kapasitas maksimal mesin bekerja, serta masih banyak menggunakan tenaga manusia dalam hal finishing akhirnya (pemisahan, tagging, setrika, dsb.). Tanpa perhitungan yang matang hanya akan menjadi suatu usaha yang bisa di bilang menjadi “kerja rodi” semata.
Untuk sukses usaha laundry perlu diperhitungan berapa HPP nya, berapa kapasitas mesin max bisa bekerja, lalu dari pendapatan tentunya dibutuhkan pengembangan lain seperti menambah jumlah mesin, menambah pegawai, program promo, inovasi, dll. Tentunya dengan menjual harga jasa sangat murah hal tersebut (pengembangan) menjadi sulit dilakukan, belum lagi untuk kebutuhan hidup untuk si pebisnis laundry itu sendiri.
Kesimpulannya banting harga untuk jasa laundry ibarat bermain boomerang, yang akan berbalik mengenai sendiri. Penentuan harga jangan didasarkan untuk menarik pelanggan saja, sesekali boleh saja untuk promo, selanjutnya jual lah harga jasa sewajarnya, perhitungkan berapa keuntungan yang dapat di peroleh. Kuncinya adalah untuk sukses tidak hanya bermain di harga saja, tapi dari pelayanan dan kualitas kepada pelanggan

Tips Merawat Pakaian Dalam (Bra)

Pakaian dalam, khususnya bra, sangat diperlukan untuk menunjang aktivitas Anda sehari-hari. Maka boleh dibilang, selain mampu memberi perlindungan pada payudara, pakaian dalam yang tepat juga bisa meningkatkan kepercayaan diri seseorang.
 
Namun perlu Anda perhatikan juga, tidak semua pakaian dalam yang nyaman mampu menjaga tubuh Anda dengan baik.
 
Agar pakaian dalam lebih awet, perhatikan cara Anda merawatnya karena sampai saat ini masih banyak perempuan yang mengabaikan cara merawat pakaian dalam. Cara merawat bra yang benar adalah :
  1. Sebenarnya tak masalah jika Anda mencucinya dengan mesin cuci, tetapi bra akan lebih awet jika dicuci dan dikucek dengan tangan.
  2. Untuk bra yang menggunakan tambahan kawat di dalamnya, hindari mencuci dengan menggunakan mesin.
  3. Pencucian bra berkawat dengan mesin cuci akan membuat kawat merusak lapisan bra di luarnya.
  4. Untuk merawat bra berkawat, sebaiknya rendam bra terlebih dahulu dalam air yang hangat. Air hangat akan membantu menghilangkan bakteri yang ada di dalamnya, dan berfungsi untuk menjaga kain agar tetap lembut.
  5. Di dalam rendaman ini, sebaiknya tambahkan deterjen cair untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Deterjen cair ini dianggap lebih lembut dan mudah meresap ke serat kain dibandingkan dengan deterjen bubuk.
Setelah semua kotoran ini terangkat, cuci bra seperti biasa. Jangan memeras sisa air di bra karena bisa merusak kainnya (khususnya yang berkawat). Tepuk-tepuk saja sebentar, agar sisa airnya mengalir keluar. Setelah itu baru dijemur sampai kering.

Standarisasi Usaha Laundry Berkualitas


Konsep usaha laundry bisa menjadi peluang usaha yang menguntungkan saat-saat ini. Dikota-kota yang telah ramai penduduk dan fasilitas umum seperti perguruan tinggi, rumah sakit, salon, apartement, hotel dan lain-lain dimana penduduk tidak semua memiliki alat mencuci baju dirumahnya. Melakukan cuci pakaian merupakan pekerjaan sehari-hari yang dilakukan dan tidak ada habisnya.

Bagi Anda yang ingin membuka usaha laundry yang harus dipertimbangkan adalah, bagaimana menata atau memaksimalkan lokasi tujuan buka usaha, jam operasional, jasa, layanan pelanggan untuk memberi ciri khas terendiri usaha Anda dari pesaing lain.

1.      Tempat/ Lokasi
Tempat atau lokasi adalah hal utama yang harus dipertimbangkan untuk membuka usaha laundry. Pilihlah lokasi yang ramai penduduk dan letak yang strategis dan pastikan memiliki lahan parkir yang memadai, agar pelanggan tidak perlu khawatir mengangkat cucian dari jalan. Jangan memilih usaha yang berdekatan dengan kompetitor lainnya.

2.      Layanan
Buatlah hal yang membedakan usaha laundry Anda jadi berbeda dengan kompetitor seperti menawarkan jasa di luar stadar, seperti setrika-lipat, hanya setrika, cuci satuan dan lain-lain.Fasilitas yang baik seperti memberi tempat menunggu dan tambahan media hiburan, hotspot internet gratis untuk pelanggan, agar memberi daya tarik yang memuaskan untuk pelanggan.

3.      Layanan Pelanggan
Meskipun membuka bisnis sederhana, usaha laundry membutuhkan ketrampilan. Jika Anda menginginkan pelanggan untuk kembali dan melakukan proses laundry, tugas utama adalah melayani pelanggan dengan sikap ramah dan sopan. Dan buatlah program acara untuk pelanggan seperti kartu anggota, diskon cuci, program gratis sesuai aturan dan lain-lain. Secara dengan sendirinya pelanggan mempunyai daya tarik dengan program seperti tersebut.

4.      Pertimbangan Jam Operasional
Usaha laundry rata-rata menerima orderan dari pagi sampai malam setiap harinya, disaat menuju akhir pekan adalah hari sibuk dengan pemasukkan laundry. Jika usaha Anda terletak di jalan strategis gedung-gedung ramai yang buka sampai 24 jam, sebaiknya buatlah 3 shift jam kerja dan ini adalah hal membedakan usaha Anda dengan kompetitor. Standarisasi jam kerja anjuran pemerintah adalah 8 jam. Solusi pembagian jam kerja sesuai ketentuan usaha masing-masing ada 3 shift seperti: Shift 1 jam 09.00-16.00, Shift 2 jam 14.00-22.00 dan Shift 3 jam 17.00-24.00

5.      Menjunjung Reputasi
Pelanggan akan merasa sangat nyaman dengan lingkungan yang bersih dan staf profesional. Laundry akan mendapat iklan sederhana dari mulut ke mulut. Sediakan layanan di website untuk memudahkan  proses usaha Anda.

Menghindari Kebangkrutan pada Bisnis Laundry

Bisnis laundry saat ini sedang menanjak popularitasnya, terbukti dari banyaknya kehadiran bisnis laundry kiloan, waralaba laundry, bisnis yang melayani laundry hotel dan penginapan, laundry kecil-kecilan, dan sebagainya. Namun dengan semakin banyaknya kompetitor yang ada bisnis laundry ini bisa saja menurun dan bahkan bangkrut. Jangan sampai itu terjadi, berikuti ini hal-hal yang menyebabkan kebnagkrutan yang wajib anda ketahui
  1. Ikut ikutan bisnis laundry karena tren alias lihat rumput tetangga lebih hijau atau melihat banyaknya tumpukan cucian disuatu laundry lalu berpikir bahwa itu adalah uang.
  2. Terlalu menerapkan komersialisme tanpa memikirkan kualitas 
  3. Tidak memiliki rencana bisnis dan konsep pelayanan matang
  4. Kurang memperhitungkan faktor teknis seperti mesin-mesin yang mudah rusak atau memakai mesin untuk rumahan sampai dengan penyediaan seperti sumber air yang digunakan
  5. Pergunakaan bahan laundry dengan benar agar kualitas hasil laundry tetap terjaga
Usaha laundry tetaplah sebuah usaha jasa yang mementingkan kepuasan konsumen di atas marjin keuntungan. Seperti semua usaha jasa lainnya, usaha laundry harus dibangun di atas dasar kepuasan dan kepercayaan konsumen dan bukannya kemampuan dalam melayani sebanyak mungkin konsumen tanpa memikirkan kualitas. Memiliki sedikit pelanggan setia di tahap awal pengelolaan bisnis laundry jauh lebih baik untuk jangka panjang daripada memaksakan diri melayani banyak konsumen namun kemudian kedodoran pada kualitas

Tips Memilih Mesin Cuci untuk Bisnis Laundry

Jika Anda adalah pengguna yang berencana membeli mesin cuci baru untuk bisnis laundry anda, keputusan awal yang dihadapi yaitu untuk memilih mesin cuci top loading atau front loading. Diantara kedua mesin cuci itu memiliki tampilan berbeda-beda.

Untuk top loading memiliki bentuk kotak, buka pintu atas, memiliki agitator tengah tabung yang berkerja sebagai alat bergolak air dan pakaian. Dan untuk front loading memiliki tampilan bentuk kotak, buka pintu depan, bisa di stack atau di tumpuk untuk yang memiliki ruang minim dan keuntungan mesin front loading sudah menggunakan US Departement ‘Energy Star’ label.

Berikut perbedaan antara top loading dan front loading :

Efesiensi
  • Top loading
Mesin top loading memerlukan cukup banyak air untuk menutup pakaian dalam tabung dan sistem transfer air dengan cara manual atau masih menggunakan jasa untuk menunggunya sampai di batas kecukupan. Dan untuk pembilasannya top loading melakukan hal yang sama seperti pencucian.
  • Front loading
Mesin front loading hanya memerlukan sepertiga jumlah air,karena tabung berputar secara horizontal dan gravitasi putaran menjatuhkan atas-bawah pakaian ke air. Untuk pembilasan dengan sitem semprotan air dan tabung terus berputar. Karena model front loading tidak memiliki agitator, jadi ruang untuk penyucian lebih banyak.

Ruang
  • Top loading
Model top loading bisa di sejajarkan secara verikal dengan mesin tambahan, tidak bisa di stack/ tumpuk karena memiliki pintu buka atas, persiapkan tempat agak luas untuk menempatinya.
  • Front loading
Untuk model front loading dan memiliki tombol operasi di atas pintu depan, model ini bisa di lakukan dengan stack atau tumpuk dengan model front loading lain, misal : mesin cuci stack dengan dryer. Hal ini bisa di manfaatkan untuk yang memiliki ruangan yang sangat minim, dan Anda bisa meletakkan alat tambahan lain untu mencuci.

Pengoperasian
  • Top loading
Untuk memulai perjalanan siklus top loading, cara menuang kimia laundry masih dengan manual. Saat air sudah memenuhi batas, ada dapat menuangkan sebelum berjalan. Tiapk memiliki dispenser untuk penampungan.
  • Front loading
Yang satu ini bisa memperingkaskan waktu, karena disisi depan dekat tombol program memiliki dispenser yang berfungsi untuk menampung detergent pada saat muali mencuci, softener untuk pembilasan otomatis, pemutih untuk kain tertentu yang akan di lakukan.

Detergent
  • Top loading
Pilihan detergent untuk mesin top loading bisa berbagai macam, mau yang bubuk atau cair. Pakailah alat takaran detergent agar tidak terjadi kelebihan sabun.
  • Front loading
Untuk mesin front loading di rekomendasikan menggunakan sabun cair/ liquid. Jika Anda memiliki keingina memilih detergent bubuk tidak masalah.

Manakah pilihan Anda, Top loading atau Front loading?

Stategi Tepat Memasang Harga Laundry

Penentuan Harga merupakan salah satu aspek dalam keberhasilan di dalam bisnis Laundry. Mulai dari penentuan harga di awal pembukaan laundry, penentuan harga special saat promo atau penentuan harga flat rate untuk daily basic / hariannya. Itu semua adalah wewenang si pengusaha yang bila salah dalam menentukan, maka akan sangat berpengaruh dalam kelangsungan bisnisnya

Berikut adalah beberapa pilihan strategi harga yang bisa Anda terapkan dalam usaha laundry.

 

1. Skimming Price
Ketika produk/service baru muncul, maka pengusaha biasanya menentukan harga awal yang tinggi yang kemudian lama-kelamaan akan terus menurun. Penentuan harga seperti ini disebut sebagai skimming price. Biasanya strategi seperti ini dipakai saat peluncuran hp terbaru, televisi, laptop, dll. Kalau dalam jasa laundry, sering dipakai pada saat misalkan ada service baru yg dilaundry lain belum ada seperti layanan Wet Cleaning atau cuci kiloan 1 jam atau lain sebagainya.

 

2. Penetration Price / Harga Penetrasi
Strategi ini diterapkan dengan membuat harga awal yang sangat rendah dibanding laundry lainnya. Tujuannya agar penetrasi pasar berlangsung cepat dan membangun loyalitas merk pada konsumen. Hal ini biasanya diterapkan pada tarif layanan operator baru, mie instant, perusahaan detergent, atau rumah makan.

 

3. Prestige Pricing / Harga Prestis
Pada strategi harga ini, pengusaha menentapkan harga yang sangat tinggi dibanding pengusaha lainnya dengan tujuan membangun image kualitas produk menjadi tinggi juga. Banyak laundry yg memakai strategi ini bila merasa kualitas yg dihasilkan tinggi pula atau brand name sudah sangat bagus.

 

4. Odd Pricing / Harga Ganjil
Strategi ini diterapkan dengan menentukan harga yang ganjil atau sedikit di bawah harga produk biasanya agar membentuk pikiran pembeli seolah-olah produk yang dibeli lebih murah dibanding produk lainnya. Misalnya, yang seharusnya harga produk tersebut Rp. 100.000,-, dibuat menjadi Rp. 99.990,-. Konsumen akan melihat bahwa produk Rp. 99.990,- lebih murah daripada produk dengan harga Rp. 100.000,-. Penerapan harga ganjil dapat dilakukan pada saat promo-promo tertentu biasanya sering ditemukan pada pusat perkulakan.

 

5. Multiple-Unit Pricing / Harga Rabat
Anda bisa memberikan khusus jika konsumen membeli jasa anda dalam jumlah yang banyak. Semakin banyak cucian kotornya maka semakin murah pula harga jasanya. Misalnya, harga 1 kg laundry 10.000. Anda bisa membuatnya menjadi 8.000 bila konsumen mencuci diatas 5 kg atau 7.000 bila diatas 10kg. Alasan ini adalah efficiency dimana semakin banyak produksi maka semakin kecil juga cost per unitnya.

 

6. Price Lining / Harga Lini
Anda dapat menentukan harga yang berbeda-beda untuk jenis produk atau fasilitas yang berbeda pula. Hal ini disebut dengan strategi harga lining pricing. Misalnya, bioskop grup 21 memberi harga standar pada konsumen bioskop jenis standard, dan harga lebih mahal pada konsumen bioskop 21 jenis premier. Kalau untuk laundry anda bisa menetapkan harga lini untuk quick service dan standard service. atau untuk premium service (dengan parfum wangi tertentu) dengan standard service (parfum standard).

 

7. Leader Pricing / Pemimpin Harga
Pada strategi ini, Anda menentukan harga yang lebih murah dibanding harga pasar/ harga normal agar omset penjualan meningkat. Contohnya, strategi ini digunakan oleh perusahaan jenis hipermarket dengan memberi promosi harga lebih murah dibanding harga biasanya.

 

8. Relative Pricing / Harga Relatif
Perusahaan membuat harga produknya sama dengan harga kompetitor, di atas harga kompetitor, atau di bawah harga kompetitor. Harganya selalu mengikuti gerakan para pesaing. Hal ini dinamakan dengan strategi harga relative price.

 

9. Follow The Leader Pricing
Anda menentukan agar harga jasa Laundry anda ditetapkan oleh para pemimpin pasar atau sama dengan tidak menetapkan harga sendiri karena mengikuti harga standard laundry di seluruh Indonesia.
 
Jadi, penentuan harga yang cocok untuk laundry bergantung tujuan dan disesuaikan dengan kondisi pasar juga. Jangan memilih strategi pemasangan harga tanpa melakukan riset terlebih dulu karena ini sangat penting. Pertimbangkan juga biaya produksi laundry agar usaha tidak sampai merugi.
Anda harus pintar-pintar dalam membuat harga terutama bagi Anda yang baru saja membuka usaha laundry. Sebab, langkah awal ini begitu menentukan kesuksesan bisnis Anda nantinya.

Menjaga Kain Batik Agar Awet dengan Proses Laundry

Dalam usaha laundry, banyak sekali jenis pakaian yang kita jumpai. Pakaian tersebut memiliki karakter kain yang berbeda-beda, salah satunya adalah batik. Untuk menjaga agar pakaian batik tetap awet, maka proses pencuciannya harus tepat. Berikut ada beberapa tips, cara mencuci dan merawat batik dengan tepat:

1. Hindari Mencuci Kain Batik Menggunakan Mesin Laundry
Saat melakukan proses pencucian kain batik, ada baiknya dicuci secara manual. Jangan mencuci batik di mesin cuci karena dapat merusak serat-serat kain. Jika batik terkena noda atau terlalu kotor, tepuk-tepuk kain batik secara perlahan, menyikat terlalu keras dapat mengubah warna dan serat kain dari batik tersebut. Cuci batik secara manual dengan air hangat. Untuk mengurangi kadar air, sebaiknya jangan diperas, gunakan handuk kering dan tekan pada kain tersebut 

2. Cucilah Batik Dengan Chemical Laundry Yang Tepat
Gunakan chemical laundry yang tepat saat mencuci kain batik. Chemical laundry yang cocok untuk mencuci kain batik adalah deterjen khusus batik yang mengandung lerak. Lerak merupakan zat yang alami dan berfungsi untuk merawat batik agar warnanya tetap cemerlang

3. Agar kain batik tetap bersinar, hindari suhu panas
Kain batik sangat rentan terhadap suhu panas. Hindari suhu panas, seperti menjemur langsung di bawah matahari atau menyetrika dengan suhu yang panas. Jemurlah kain batik di tempat yang teduh, jangan langsung terkena sinar matahari. Saat menyetrika, jangan dengan suhu yang panas, karena suhu yang panas dapat menyebabkan warna batik memudar.

4. Hindari Parfum Laundry
Kandungan kimia pada parfum laundry bisa merusak warna kain batik. aroma batik begitu unik. Jika baju batik jarang dipakai, sering-sering mengeluarkan baju baik dari almari. Untuk menghilangkan bau yang tak sedap/ bau apek pada kain, angin-anginkan sebentar.

Tips Mengelola Karyawan Laundry

Pada waktu awal membuka usaha laundry, Anda bisa saja tidak memerlukan karyawan karena berpikir bahwa Anda masih sanggup untuk melakukan semuanya sendiri. Namun, cepat atau lambat, Anda pasti akan merekrut karyawan sejalan dengan berkembangnya usaha Anda dan memang itulah yang Anda inginkan, bukan? Nah, pada saat itulah Anda harus mengerti bagaimana dan apa saja yang menjadi dasar Anda dalam menentukan karyawan yang cocok. 

Karyawan memiliki peranan penting dalam kemajuan usaha laundry Anda. Jika karyawan Anda dapat bekerja secara profesional, maka usaha Anda juga yang akan mendapatkan nama yang baik di kalangan para konsumen. Sebaliknya jika karyawan tidak profesional maka usaha apapun yg anda jalankan akan mendapat banyak kendala dan tidak sedikit usaha yg mati akibat ulah karyawannya sendiri. Nah, ternyata kunci utama mendapatkan karyawan profesional adalah dengan cara mengelola karyawan. 

Setiap orang yg anda rekrut atau jadikan karyawan memiliki background dan pemahan berbeda-beda. Terlebih usaha laundry yg biasanya hanya memakai karyawan -maaf, tidak yg harus berpendidikan tinggi karena pekerjaan laundry pada dasarnya hanya membutuhkan keterampilan umum saja kecuali pada bidang2 tertentu. Nah, dengan dilakukannya pengelolaan pekerja ini maka nantinya diharapkan akan membuat usaha anda lebih teratur dan professional karena didukung oleh orang-orang yg sesuai dengan kemampuan di bidangnya masing masing dan bekeja sesuai dengan tujuan usaha Anda. 

Tips berikut akan sangat membantu Anda agar tidak sampai salah dalam mengelola karyawan Laundry
  1. Pilihlah karyawan yang memang benar-benar mengerti usaha yang akan dia kerjakan. Jangan sembarangan memasukkan karyawan sebab Anda juga yang akan kewalahan jika harus mengajarinya lagi dari awal atau malah dia bisa-bisa tidak memiliki mood dalam mengerjakan pekerjaan itu karena dia sendiri tidak mengerti. 
  2. Ada baiknya Anda membuat sistem kepangkatan dan gaji, sehingga karyawan Anda memiliki jenjang karir dan akan menjamin masa depan mereka nantinya. Karyawan juga akan lebih bersemangat dalam meningkatkan kualitas pekerjaannya. 
  3. Buatlah Pelatihan Tambahan Memang, karyawan yang Anda pilih harus mengerti lebih dahulu apa pekerjaan yang akan dikerjakannya. Namun, pelatihan di sini bukan dalam artian mengajari dari awal, melainkan menambah wawasan para karyawan. Pelatihan ini juga berguna untuk semakin memantapkan keakraban dan kerja sama di antara para karyawan. Pelatihan bisa Anda jadwalkan misalnya sekali dalam 3 bulan. 
  4. Buat struktur dan Bidang Pekerjaan, yakni penentuan atau pembagian tugas menurut bidang masing-masing. Pengorganisasian yang baik akan membuat usaha berjalan dengan lancar. Misalnya, bagian administrasi tugasnya mengatur bagian keuangan, pelatihan karyawan dan penyusunan kebutuhan pegawai, mengatur promosi dan iklan, mengurus keluar masuk barang inventaris usaha laundry. Bagian operator tugasnya untuk mengatur pakaian kotor, mengatur cue point (barisan) baju untuk dicuci, mengeringkan dsb. 
  5. Selalu Mereview Kinerja Karyawan Adakan pertemuan atau rapat sebulan sekali untuk membahas kinerja para karyawan dan mereview kembali bagaimana sistem kerja karyawan selama satu bulan tersebut sehingga kualitas kerja karyawan dapat terjaga bahkan semakin meningkatkan profesionalisme kerja. Juga cara ini bisa dipakai untuk memberikan teguran kepada karyawan yang sering melakukan kesalahan atau kinerja menurun. 
Hal terakhir yg harus anda ingat dalam mengelola karyawan laundry anda. Pengelolaan yang baik akan menghasilkan pekerja yang berkualitas dan ujungnya adalah nama baik usaha Anda. Namun, Anda juga perlu ingat bahwa karyawan yang berkualitas juga membutuhkan fasilitas yang memadai sesuai dengan apa yang dia butuhkan. Sebaiknya Anda juga memberikan hal yang seimbang dengan hasil pekerjaannya yang baik agar menjaga loyalitas para karyawan Anda. Mungkin dengan memberikan tunjangan untuk hari raya, tunjangan makan, atau penghargaan atas pekerjaannya. Anda tidak akan dirugikan, sebab hasil kerja baik karyawan Anda pasti akan mendatangkan banyak pelanggan terhadap usaha laundry Anda.

Tips Merawat Baju Laundry agar Tidak Kusam

Baju kesayangan anda yang beberapa kali masuk laundry sudah kusam atau menguning ? Berikut ini Resik Wangi Laundry memberikan info beberapa penyebabnya :
  1. Penggunaan sabun/deterjen laundry yang tidak sesuai takaran
    Semakin banyak sabun/deterjen laundry membuat baju laundry cepat kusam selain itu berpotensi untuk merapuhkan serat-serat kain. Patuhi aturan pakai untuk sabun/deterjen laundry.
  2. Penggunaan pembersih/chemical laundry yang berlebih
    Chemical laundry yang dipakai sebagian besar adalah penghilang noda. Untuk noda-noda ringan tidak perlu memakai chemical tersebut. Jika memang terdapat noda-noda berat seperti kelunturan, noda saos, noda tinta, sebaiknya spotting/dibersihkan dahulu sebelum masuk mesin cuci laundry.
  3. Pengeringan menggunakan sinar matahari langsung dan lama
    Paparan sinar ultraviolet pada sinar matahari cenderung merusak warna pakaian dan membuat kusam. Dalam jangka panjang, warna baju laundry menjadi pudar. Lebih baik menggunakan pengering tumbler atau mesin pengering laundry, panas yang dihasilkan tidak mengandung ultraviolet jadi tidak merusak warna baju laundry. Selain itu, baju yang dihasilkan juga bisa lebih lembut.
  4. Panas dari setrika yang tidak ramah
    Uap panas yang keluar dari boiler lebih ramah di warna baju laundry daripada panas yang dihasilkan dari setrika yang bagian bawahnya logam atau teflon.

Keunggulan Detergen Matic Resik Wangi Laundry

Keunggulan Detergen Matik Konsentrat yang digunakan oleh Resik Wangi Laundry
 
Manfaat
Cocok untuk Semua Jenis Cara Mencuci
Deterjen bubuk konsentrat untuk semua cara cuci basah (mencuci dengan mesin cuci buka depan, mesin cuci buka atas, maupun mencuci tanpa mesin dengan tidak perlu dikucek, hanya direndam bisa mencuci sendiri).

Cocok untuk Semua Jenis Pakaian
Detergen yang bisa digunakan untuk mencuci pakaian putih, berwarna, maupun hitam. Warna pakaian awet dan tidak mudah pudar. Khusus untuk pakaian yang penuh dengan aksesoris yang tidak bisa dicuci dengan mesin cuci cukup direndam.

Hemat Penggunaannya, Fleksibel Takarannya
Deterjen konsentrat tanpa bahan pengisi yang fleksibel takarannya. Untuk pakaian hitam atau tingkat kekotoran ringan takaran bisa dikurangi, untuk pakaian putih atau tingkat kekotoran berat takaran bisa ditambah.

Hasil Cucian Benar-Benar Bersih dan Bebas Bau Apek
Deterjen yang anti endapan balik. Kotoran yang terlepas tidak akan menempel kembali ke cucian, sehingga benar-benar bersih dan bebas bau apek.

Memakai Air PAM Maupun Air Sumur Hasil Cucian Sama Bersihnya
Detergen yang bisa bekerja dalam kondisi kesadahan air tinggi sekalipun.

 
Keselamatan
Aman untuk Kulit Tangan
Detergen yang aman, tidak panas di tangan dan tidak menimbulkan iritasi pada kulit tangan.

Aman untuk Cucian
Detergen yang tidak merusak serat kain dan tidak memudarkan warna kain.

Aman untuk Mesin Cuci
Deterjen anti karat dan konsentrat yang tidak menimbulkan endapan pada dasar mesin cuci.

Hemat Air dan Ramah Lingkungan
Detergen yang tidak menghasilkan busa berlebihan pada proses pencucian sehingga hemat air karena mudah dibilas, serta tidak mengandung fosfat sehingga ramah lingkungan karena tidak merusak ekosistem air.

Biaya
Harga EKONOMIS Deterjen matic dengan keseimbangan antara harga dan kualitas.

Untuk para pebisnis laundry, Penggunaan Setergen merupaka prioritas utama agar hasil cucian bersih, pelanggan akan setia kepada anda

Tips Memperbanyak Pelanggan Laundry

Akhir-akhir ini banyak sekali laundry baru yang bermunculan. Beragam cara mereka lakukan untuk menarik pelanggan. Bagaimana cara mempertahankan pelanggan serta meningkatkan pelanggan laundry kita ?Untuk itu ikuti beberapa tips dari Resik Wangi Laundry berikut ini :

1. Berikan sambutan yang hangat saat mereka ke outlet laundry
Sapaan ramah dan senyum hangat, akan membuat pelanggan laundry merasa nyaman. Rasa nyaman tersebut akan membuat mereka akan kembali dan kembali ke laundry anda.

2. Tingkatkan Kualitas Hasil Laundry
Aroma parfum laundry yang monoton merupakan hal yang biasa, coba berikan pelayanan yang jarang dilakukan laundry-laundry lainnya, misalnya sediakan pilihan parfum dengan aroma yang berbeda, free of charge untuk pembersihan noda berat pada pakaian (luasan noda ditentukan), komitmen pada pelayanan one day service atau satu hari jadi. Atau bisa make over ruangan outlet laundry dengan penambahan sofa tempat duduk, pilih warna-warna yang ceria dan gambar-gambar yang menarik.

3. Bikin promo-promo menarik
Kebanyakan orang menyukai promo-promo yang sensasional, misalnya diskon bagi pemakai member card, paket hemat untuk keluarga/mahasiswa selama tiga bulan, gratis laundry bagi yang berulang tahun pada hari tersebut. Kejutan tersebut akan mengikat mereka untuk jangka waktu yang panjang. Semakin banyak promo, semakin banyak pelanggan, nah tinggal mengikat pelanggan agar tetap setia yaitu dengan membuat member card.

4. Tingkatkan kuantitas laundry dengan memperbanyak agen-agen laundry
Jika membuka cabang baru merupakan kendala bagi anda, cobalah membuka agen-agen kecil di beberapa tempat strategis. Selain nama laundry akan semakin dikenal pelanggan juga untuk mendekatkan layanan laundry kita kepada pelanggan.

Jika tips-tips tersebut sudah anda lakukan, siap-siap aja deh kebanjiran order laundry.