Menjaga Kain Batik Agar Awet dengan Proses Laundry

18.09
Dalam usaha laundry, banyak sekali jenis pakaian yang kita jumpai. Pakaian tersebut memiliki karakter kain yang berbeda-beda, salah satunya adalah batik. Untuk menjaga agar pakaian batik tetap awet, maka proses pencuciannya harus tepat. Berikut ada beberapa tips, cara mencuci dan merawat batik dengan tepat:

1. Hindari Mencuci Kain Batik Menggunakan Mesin Laundry
Saat melakukan proses pencucian kain batik, ada baiknya dicuci secara manual. Jangan mencuci batik di mesin cuci karena dapat merusak serat-serat kain. Jika batik terkena noda atau terlalu kotor, tepuk-tepuk kain batik secara perlahan, menyikat terlalu keras dapat mengubah warna dan serat kain dari batik tersebut. Cuci batik secara manual dengan air hangat. Untuk mengurangi kadar air, sebaiknya jangan diperas, gunakan handuk kering dan tekan pada kain tersebut 

2. Cucilah Batik Dengan Chemical Laundry Yang Tepat
Gunakan chemical laundry yang tepat saat mencuci kain batik. Chemical laundry yang cocok untuk mencuci kain batik adalah deterjen khusus batik yang mengandung lerak. Lerak merupakan zat yang alami dan berfungsi untuk merawat batik agar warnanya tetap cemerlang

3. Agar kain batik tetap bersinar, hindari suhu panas
Kain batik sangat rentan terhadap suhu panas. Hindari suhu panas, seperti menjemur langsung di bawah matahari atau menyetrika dengan suhu yang panas. Jemurlah kain batik di tempat yang teduh, jangan langsung terkena sinar matahari. Saat menyetrika, jangan dengan suhu yang panas, karena suhu yang panas dapat menyebabkan warna batik memudar.

4. Hindari Parfum Laundry
Kandungan kimia pada parfum laundry bisa merusak warna kain batik. aroma batik begitu unik. Jika baju batik jarang dipakai, sering-sering mengeluarkan baju baik dari almari. Untuk menghilangkan bau yang tak sedap/ bau apek pada kain, angin-anginkan sebentar.

Tips Merawat Baju Laundry agar Tidak Kusam

18.07

Baju kesayangan anda yang beberapa kali masuk laundry sudah kusam atau menguning ? Berikut ini Resik Wangi Laundry memberikan info beberapa penyebabnya :
  1. Penggunaan sabun/deterjen laundry yang tidak sesuai takaran
    Semakin banyak sabun/deterjen laundry membuat baju laundry cepat kusam selain itu berpotensi untuk merapuhkan serat-serat kain. Patuhi aturan pakai untuk sabun/deterjen laundry.
  2. Penggunaan pembersih/chemical laundry yang berlebih
    Chemical laundry yang dipakai sebagian besar adalah penghilang noda. Untuk noda-noda ringan tidak perlu memakai chemical tersebut. Jika memang terdapat noda-noda berat seperti kelunturan, noda saos, noda tinta, sebaiknya spotting/dibersihkan dahulu sebelum masuk mesin cuci laundry.
  3. Pengeringan menggunakan sinar matahari langsung dan lama
    Paparan sinar ultraviolet pada sinar matahari cenderung merusak warna pakaian dan membuat kusam. Dalam jangka panjang, warna baju laundry menjadi pudar. Lebih baik menggunakan pengering tumbler atau mesin pengering laundry, panas yang dihasilkan tidak mengandung ultraviolet jadi tidak merusak warna baju laundry. Selain itu, baju yang dihasilkan juga bisa lebih lembut.
  4. Panas dari setrika yang tidak ramah
    Uap panas yang keluar dari boiler lebih ramah di warna baju laundry daripada panas yang dihasilkan dari setrika yang bagian bawahnya logam atau teflon.