Tips Mencuci Bantal Dengan Benar

10.19
Perlengkapan tidur yang akan kita bahas kali ini paling sering kita gunakan di setiap  alam bahkan sebagian orang menggunakannya pada siang hari, oleh karena itu keringat pun banyak menempel dan mengakibatkan bau yang tidak sedap padahal dengan perawatan yang benar maka bantal dan guling terjaga kebersihannya yang nantinya akan berpengaruh pada kualitas tidur kita, bagaimana tidur klita akan nyenyak kalau di tempat tidur tercium bau apek. Berikut tips mencuci Bantal dengan baik agar tidurmu nyenyak dan berkualitas :
  1. Mencuci bantal dengan mesin cuci gunakan air secukupnya, tambahkan sabun cair & pelembut pakaian. Lalu cuci dengan tenaga sedang
  2. Masukkan bantal ke dalam mesin pengering, putarlah 2-3 kali. Pastikan bantal benar2 kering agar tidak mengeluarkan bau apek.
  3. Jika ingin menggunakan pemutih, pastikan produknya aman & jangan berlebihan kandungan pemutih bisa menyebabkan gangguan pernapasan
  4. Cara lain mencuci bantal adalah mencucinya dengan tangan. Caranya, isi ember besar dengan air hangat, deterjen & beberapa tetes pemutih
  5. Rendam bantal & biarkan selama 30menit. Peras bantal, lalu rendam lagi. supaya deterjen dapat menyebar ke seluruh bagian bantal
  6. Setelah selesai memeras, bilas bantal dengan air bersih setidaknya 3 kali agar semua busa bisa keluar & bantal menjadi benar-benar bersih
  7. Jemur bantal di halaman rumah yang terkena sinar matahari penuh & jauh dari udara lembab. Jemurlah sampai benar2 kering
  8. Bantal yg lembab akan menyimpan jutaan kuman serta debu tak kasat mata yg bisa memicu reaksi alergi serta gangguan pada kulit

Tips Merawat Jaket Kulit ala Resik Wangi Laundry

10.09
Clothing yang satu ini tidak ada akan mati ditelan jaman karena hampir semua orang senang mengenakannya. Jaket Kulit! Ya, clothing satu ini banyak sekali peminatnya bahkan sampai ada yg hobi mengoleksi jaket kulit, namun sulit sekali dalam perawatannya, maka dari itu Resik Wangi Laundry  akan bagi-bagi tips untuk merawat jaket kulit dengan baik. Berikut tips menjaga agar jaket kulit tetap awet dan bagus :

1. Berikan pelembab atau lotion pada jaket kulit dengan cara diolesi secara merata. Jika tidak ada lotian pakai “Kit” motor juga bisa. Minimal sebulan sekali anda harus mengolesi jaket kulit anda dengan lotion. Kemudian biarkan selama satu jam dan setelah itu bersihkan dengan lap kering yang bertekstur lembut sehingga tidak merusak jaket. Hal ini dilakukan untuk merawat kelembaban dan kelenturan jaket kulit.

2. Jangan mencuci jaket kulit, apalagi dicuci dengan menggunakan deterjen dengan mesin cuci. Jika jaket kulit dicuci ini akan membuat bahan kulitnya melintir dan tidak rapi lagi. Efek dari penggunaan deterjen akan membuat kulit jaket kering. Jika sudah kering maka jaket kulit akan mudah mengelupas. Jika anda ingin membersihkannya, cukup dilap dengan kain basah kemudian diangin-anginkan namun jangan sampai terkena sinar matahari langsung.

3. Jangan menggunakan jaket kulit tatkala sedang hujan. Meskipunjaket kulit memang mampu melindungi tubuh dari cuaca yang dingin. Kondisi yang lembab dapat menyebabkan jamur dan bau yang tidak sedap serta menimbulkan bercak-bercak warna putih pada jaket.Jangan gunakan parfum pada jaket kulit Anda karena parfum juga adalah bahan kimia, sehingga dikhawatirkan akan merusak tekstur jaket kulit Anda.

4. Ketika Jaket kulit anda terkena noda atau goresan yang ringan, kadang itu susah untuk menghilangkannya, tapi anda tak usah khawatir, anda bisa mengoleskan semir sepatu yang sesuai dengan warna jaket anda, tapi jangan menggunakan semir terlalu banyak, secukupnya saja. Lalu gosok dengan lap halus sampai rata dan menyatu dengan bahan kulitnya. Cek dengan menyentuh / colek kulit tersebut sampai tidak menempel di tangan. Jika terkena noda bisa juga diolesi minyak goring lalu digosok pakai kapas.

5. Gantungkanlah jaket kulit anda dengan hanger jika tidak dipakai, hal ini dilakukan agar kulitnya tidak mudah kusut dan lecek. Gantungkan di ruangan dengan suhu kamar, jangan di gantung di tempat yang lembab seperti di lemari, karena bisa menimbulkan tumbuhnya jamur. Jangan juga dilipat karena bekas lipatannya akan terlihat.

6. Jika resleting jaket kulit anda macet, cukup olesi lilin pada resleting dan naik turunkan kepala resletingnya untuk dicoba, tetapi jika resleting tidak bisa juga berjalan, cek apakah ada kerak berwarna putih pada resleting, jika memang ada kerak resleting pada resleting maka resleting memang harus diganti, tetapi jika resleting tidak mau membuka padahal masih bagus anda cukup menggantikan kepala resletingnya tanpa mengganti keseluruhan resletingnya
.
7. Bekas lipatan yang sering terlihat pada jaket kulit adalah pada bagian tangan. Untuk menjaga agar bekas lipatan itu tidak merusak kulit, maka oleskanlah pelembab pada bagian lipatan lalu gosok dengan lap halus dengan satu arah, lakukan berulang-ulang, sampai terlihat maksimal, kalau bisa lakukan ini 2 hari sekali. Untuk itu jangan sampai anda lupa untuk tetap merawat jaket kulit anda. Lebih baik merawat daripada memperbaiki.

Tips Lengkap Mencuci Sprei

17.47
Mencuci sprei, bagi seorang ibu rumah tangga, bisa jadi suatu rutinitas yang sangat melelahkan. Ukuran sprei yang lebar membuatnya jadi relatif ribet untuk dicuci. Tidak seperti cucia baju pada umumnya. Cara simple mensiasatinya tentu saja tinggal pergi ke tempat laundry dan mencucinya disana. Cuma cara ini pastinya sangat mahal dan butuh biaya besar. So, kali ini Tim Resik Wangi Laundry  memberi tips lengkap dan praktis dalam mencuci sprei dan bed cover. Berikut step-by-step nya:
  1. Pisahkan cucian sprei dengan cucian baju
  2. Bersihkan noda
  3. Rendam
  4. Cuci dengan mesin cuci
  5. Cuci dengan tangan
  6. Bilas
  7. Keringkan
  8. Jemur
  9. Setrika
Itu langkah-langkah ringkasnya. Tapi itu mah kan sama aja kayak langkah mencuci biasa ya? Nah, makanya baca penjelasannya lebih lanjut. Dibawah ini akan diberikan penjelasan-penjelasan detail masing-masing langkah pencucian tersebut yang disesuaikan dengan sprei dan bed cover. Ini dia tips mencuci sprei.

1. Pisahkan Cucian Sprei Dengan Cucian Baju

Banyak dari kita yang suka males memisah-misahkan antara cucian sprei dengan baju. Dengan alasan terlalu repot dan terlalu makan waktu. Memisahkan cucian sprei dengan cucian baju sebenarnya sangat penting. Kenapa? Karena saat cucian sprei dicampur dengan cucian lain, ada kemungkinan serat katun panjang dari bed cover akan berinteraksi dengan bulu-bulu halus dari bahan-bahan lain. Hal ini beresiko memunculkan serat butir bola-bola kecil yang menganggu pada permukaan bed cover. Bola-bola kecil ini akan mengurangi kenyamanan tidur Anda. Dan bagi orang yang sensitif dapat membuat kulit gatal pada malam hari.

2. Bersihkan Noda

Sebelum memulai proses pencucian, pastikan sprei / bed cover Anda bersih total dari noda. Jika tidak dibersihkan sebelumnya, noda ini malah akan luntur dan merusak area sprei / bed cover yang lebih luas lagi saat direndam dan dicuci. Pastikan juga noda benar-benar hilang sebelum mengeringkan sprei. hal ini penting karena panas dapat membuat endapan noda semakin dalam, dan semakin sulit dihapus. Anda bisa saja menggunakan pelarut untuk membersihkan noda. Namun Anda harus ekstra hati-hati. Terlalu banyak pelarut bisa menyebabkan kerusakan pada warna kain/Bed Cover Sprei. Berikut ini trik-trik singkat membersihkan berbagai macam noda:
  • Noda Minyak: Minyak kayu putih adalah penghilang yang bagus buat minyak dan lemak. Gunakan penyeka dari katun, bersihkan bagian yang terkena noda dan cuci seperti biasa.
  • Noda Sirup: Rendam Cover Sprei dengan air biasa. Gosokkan pembersih/deterjen cair ke noda dengan jari. Bila noda masih ada, gunakan air hangat untuk merendam dan cuci seperti biasa.
  • Noda Permen Karet: Taruh kain yang ternoda kedalam kantung plastik dan dinginkan semalam. Karet yang menempel akan mengelupas dengan mudah.
  • Noda Coklat: Gosok perlahan dengan pisau tumpul. bersihkan dengan air hangat. Bilas dengan air dingin.
  • Noda Krayon & Lilin: Letakkan noda diantara dua buah kain, setrika area tersebut. Gunakan kertas untuk penyerap krayon dari kain.
  • Noda Jus Buah: Gosok bagian Cover Sprei yang ternoda dengan garam sebelum dicuci. Rendam dalam deterjen cair dan bilas dengan air biasa. Cuci seperti biasa.
  • Noda Kopi & Teh: Rendam dengan deterjen dan air hangat hangat kuku. Kemudian seka dengan spiritus.
  • Noda Lemak: Korek secara meyeluruh bagian yang ternoda dengan pisau tumpul. cuci secara teliti dengan deterjen cair dengan menggunakan jari. Cuci secepatnya.
  • Noda Anggur: Gunakan garam untuk menyerap alkoholnya kemudian rendam di air biasa dan cuci seperti biasa.
  • Noda Saos Tomat: Cuci di air biasa dan rendam dengan detejen cair.

3. Rendam

Merendam sprei sebelum mencucinya merupakan pilihan opsional saja. Merendam sprei / bed cover sebelum mencuci dapat meringankan proses pencucian nantinya. Itu karena kotoran-kotoran yang ada sedikit banyaknya sudah terlarut ke dalam air rendaman. Namun, Anda harus hati-hati. Jangan merendam sprei terlalu lama. Merendam sprei terlalu lama akan membuat warna sprei menjadi luntur dan kusam. Selain itu juga dapat merusak lapisan yang lembut dari bed cover. Lama waktu yang disrankan adalah sekitar 30-45 menit. Yang jelas sampai lebih dari 1 jam. Deterjen yang digunakan juga sebaiknya tidak terlalu banyak. Air yang dipakai sebaiknya air dingin atau hangat. Anda tidak memerlukan air panas untuk merendam sprei. Penggunaan Air panas juga malah berakibat buruk pada kain sprei. Suhu yang direkomendasikan adalah sekitar 40 derajat celcius. Ini dia rangkuman beberapa poin penting dalam merendam sprei / bed cover:
  • Jangan menggunakan air panas. Cukup air dingin atau hangat. sekitar 40′ celcius.
  • Jangan menggunakan terlalu banyak detergent.
  • Jangan merendam terlalu lama. Maksimal 1 jam.
  • Jangan menggunakan pemutih. Karena pemutih dapat merusak serat kain.

4a. Mencuci Dengan Mesin Cuci

Mencuci sprei dengan mesin cuci dapat memudahkan pekerjaan kita. Dengan mesin cuci, poin no 5, 6 dan 7 tidak lagi diperlukan karena sudah bisa dilakukan secara otomatis di mesin cuci. Hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan mesin cuci adalah pastikan deterjen yang digunakan dalam keadaan terurai sebelum dimasukkan ke peralatan cuci Anda. Jika deterjen dituangkan langsung ke kain, kemungkinan akan menimbulkan bekas pada kain. Itu sebabnya disarankan untuk menggunakan deterjen khusus mesin cuci yang relatif lebih lembut. Hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah saat mencuci cukup menggunakan putaran normal atau sedang. Usahakan agar tidak menggunakan putaran yang terlalu kencang. Toh, sprei itu biasanya tidak terlalu kotor kan. Berikut ini rangkuman dua poin penting dalam mencuci sprei menggunakan mesin cuci:
  • Pastikan deterjen sudah terlarut dalam air sebelum memasukkan sprei agar tidak memberi bekas pada kain sprei.
  • Gunakan putaran sedang agar tidak merusak kain.

4b. Mencuci Dengan Tangan (Manual)

Mencuci sprei dengan tangan punya kelebihannya sendiri dibandingkan dengan mesin cuci. Kita bisa lebih mengontrol proses pencucian agar tetap aman dan tidak merusak sprei kita. Dalam mencuci sprei secara manual dengan tangan, jangan pernah menggunakan sikat. Penggunaan sikat akan benar-benar merusak serat kain sprei. Jika ada sudah merendam sprei / bed cover sebelumnya, cukup kucek perlahan saja. Selain itu saat pemerasan juga jangan terlalu kuat.

5. Proses Pembilasan

Jangan merasa cukup hanya dengan membilas sprei sekali saja. Lakukan pembilasan minimal 2 kali untuk memastikan sprei benar-benar bersih dari deterjen. Bagi yang menggunakan mesin cuci, biasanya pembilasan dilakukan otomatis setelah pencucian. Perhatikan juga agar mesin cuci membilasnya sebanyak dua kali untuk memastikan residu deterjen benar-benar terbuang seluruhnya.

6. Keringkan

Setelah dicuci dan dibilas, keringkan sprei dengan cara diperas. Bagi yang menggunakan mesin cuci, mungkin bisa mengabaikan bagian ini. Karena mesin cuci jaman sekarang juga sudah cukup canggih dalam hal memeras dan mengeringkan. Beberapa model mesin cuci bahkan membuat Anda tidak perlu menjemur cucian yang sudah selesai dicuci. Namun bila anda menggunakan tangan sebaiknya jangan terlalu keras dalam melakukan perasan karena dapat merusak serat kain. Selian itu memeras terlalu kuat juga dapat membuat sprei menjadi kusut.

7. Jemur

Ini dia beberapa hal penting yang harus diperhatikan ketika menjemur sprei:
  • Jangan menjemur sprei dibawah sinar matahari langsung. Paparan sinar ultraviolet dari matahari bisa membuat warna sprei menjadi kusam.
  • Jemur sprei dengan posisi terbalik. Demi membantu menjaga agar warna sprei bagian luar tidak memudar.
  • Jemur sprei / bed cover dalam keadaan rata. Jangan digantung dan jangan dijepit. Tujuannya agar sprei tidak rusak.
  • Jangan menjemur di dalam ruangan. Pastikan Anda menjemurnya di udara terbuka. Hal ini untuk mencegah sprei tetap segar. Kondisi dalam ruangan yang biasanya lembab dan tidak berangin akan membuat sprei menjadi bau apek.
Bagi yang mengeringkan dengan mesin cuci, Anda dapat mengabaikan semua saran diatas. Karena toh mesin pengering di mesin cuci sudah dapat mengeringkan sprei yang dicuci sehingga bisa langsung dipakai (atau disetrika dan disimpan terlebih dahulu). Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan alat pengering di mesin cuci:
  • Hindari pengeringan berlebihan. Pengeringan berlebihan cuma akan membuat sprei menjadi keriput.
  • Jika sprei sudah terlanjur mendingin di mesin pengering dan keriput sudah terbentuk, buat sprei menjadi lembab kembali dengan menggunakan kain basah. Lalu keringkan kembali selama 5-10 menit.
  • Setelah selesai mengeringkan, ambil sprei dan lansung lipat segera. Tekan dengan tangan untuk menghilangkan keriput-keriput yang masih muncul.

8. Setrika

Saat sprei menjadi kering setelah penjemuran. Sebaiknya langsung di setrika. Dalam menyetrika sprei cukup menggunakan panas yang sedang. Jangan menggunakan panas yang terlalu tinggi. Hal ini agar tidak merusak serat kain. Selain itu juga setrika sprei di bagian belakang, karena ini adalah 100% katun. Jika perlu gunakan pewangi agar sprei menjadi harum dan menghilangkan bau deterjen yang tersisa.

Yap itulah tadi 8 tahap mencuci sprei beserta tips-tipsnya. Sebaiknya lakukan pencucian sprei secara rutin dengan frekuensi minimal setiap 2 minggu sekali agar suasana segar dalam kamar tidur dapat anda nikmati setiap harinya.

Tips Mencuci Baju Berwarna Putih

17.47
Kalian semua pasti punya baju putih kan? Sebagai warna netral yang cocok dipakai semua kalangan, baju putih memang jadi favorit banyak orang. Tapi, warna baju putih yang cepat berubah itu lho yang kadang bikin pusing.

Putih memang warna dasar yang paling terang, jadi wajar kalau baju putih lebih cepat terlihat kotor dan berubah warna. Perubahan warna pertama kali terjadi pada saat Anda mencuci baju putih.

Lalu, bagaimana dong cara menjaga agar warna baju putih tetap kinclong seperti baru? Jangan khawatir, Berikut ini Tim Resik Wangi Laundry akan memberikan tips sederhana buat kalian semua.


  1. Lebih baik baju putih di cuci dengan tangan an dikeringkan manual, namun jika memiliki mesin cuci bisa kalian gunakan dengan cara menambah durasi mencucinya dan direndam dahulu
  2. Gunakan deterjen khusus untuk pakaian berwarna putih.
  3. Jangan pernah mencampur baju warna putih dengan warna lain saat mencuci.
  4. Jika warna baju putih kalian sudah terlihat kusam, coba gunakan pemutih. Ingat, gunakan pemutih khusus kain seperti Ecover's Laundry Bleach. Jangan gunakan pemutih biasa karena ini malah akan membuat warna baju kekuningan.
  5. Produk penghilang noda lebih baik digunakan saat kalian menghilangkan kotoran pada pakaian putih, terutama bagian leher dan lengan.
  6. Kalau bagian ketiak baju kalian biasanya terkena noda deodoran yang membandel, sebaiknya cegah hal ini sebelum terjadi pada baju putih karena nodanya akan lebih terlihat dan lebih sulit hilang. Sebaiknya gunakan kaos lagi di dalam sebelum memakai baju putih untuk melindungi kebersihannya.
  7. Saat mengeringkan, sebaiknya gunakan hanger supaya baju tidak kusut.
  8. Selamatkan kancing baju dengan membuka terlebih dulu kancing sebelum dicuci atau dimasukkan ke mesin cuci.

Itulah beberapa saran untuk mencuci baju putih. Memang membutuhkan usaha yang lebih daripada baju lainnya sih. Tapi kalau baju putih kalian terlihat lebih kinclong dari yang lain, kalian juga kan yang untung. Selamat mencoba